Perubahan Teknologi Benar-benar Tidak Ada Selesainya!

Perkembangan dan perubahan teknologi berkembang cepat bersamaan perombakan jaman dan tidak akan ada selesainya. Di zaman Revolusi Industri 4.0 di mana semua kita dituntut untuk selalu efisien dan efektif dalam lakukan pekerjaan.

Tidak bisa disangkal, kedatangan tehnologi mempunyai peran yang lumayan besar dalam kehidupan manusia, Keringanan yang dijajakan melalui tehnologi jadikan tiap pekerjaan yang dikerjakan berasa lebih gampang dibanding tanpa tehnologi seperti awalnya.

Perubahan Teknologi Tidak Ada Selesainya

Walau banyak keringanan yang dijajakan oleh tehnologi, seperti automasi, kepandaian bikinan, tapi perubahan tehnologi di atas mempunyai imbas negatif untuk manusia. Ini karena beberapa sektor pekerjaan dapat diganti dengan hadirnya tehnologi.

Bicarakan masalah tehnologi benar-benar tidak bakal ada habisnya. Tiap hari ada-ada saja penemuan baru yang berguna untuk mempermudah kehidupan manusia.

Baca Juga: Panduan Tepat Jadi Gamer

Tetapi, dengan perkembangan-perkembangan tehnologi yang berlangsung sekarang ini, tanpa ada diakui sudah membuat banyak hal yang awalnya exist jadi ditinggal lho.

Perkembangan Teknologi Yang Terus Maju

Walaupun demikian, Perubahan Teknologi Tidak Selesainya bukan bermakna kita jadi harus menghindar perubahan tehnologi ya. Toh ada perombakan-perubahan bawa banyak faedah buat umat manusia. Misalkan pekerjaan bertambah efektif, irit waktu bahkan juga sampai irit ongkos.

Wah, kurang lebih apa ya beberapa hal yang akan “raib” sebab terpindahkan tehnologi? Baca penjelasannya di bawah ini ya!

  1. Dari transaksi bisnis uang fisik, beralih menjadi cashless, saat ini jadi cardless

Perubahan Teknologi Tidak Selesainya pertama kali dikenalkan, uang diperuntukkan untuk memudahkan aktivitas berbisnis yang pada periode itu masih memakai mekanisme barter. Selanjutnya dibuatlah uang berbentuk logam selanjutnya kertas selaku nilai alat ganti sah.

Perubahan uang rupanya tidak cuman stop di situ, kemudian mulai diperkenalkan sistem transaksi bisnis non-tunai pertama yakni kartu credit. Lagi berkembang, uang yang semula berbentuk fisik saat ini jadi versus digitalnya.

Dengan memakai kartu debet, beberapa orang mulai berpindah jadi warga cashless atau orang yang tidak memakai uang tunai. Tetapi, sekarang ini, dengan modal program yang dipasang di HP, transaksi bisnis berbeda bahkan juga jadi cardless, alias transaksi bisnis tanpa ada kartu. Wah, semakin ringkas kan?

  1. Semakin lama teller bank akan raib diganti dengan program

Masih ingat peristiwa pertamanya kali kamu buka rekening tabungan di bank? Kamu harus isi bermacam jenis formulir registrasi, lalu mengantre di teller untuk menyerahkan uang ke rekening. Nah, saat ini kamu tidak perlu repot tiba ke bank untuk bikin rekening tabungan nih.

Banyak bank yang mulai mendigitalisasi proses pengerjaan rekening tabungan melalui program yang dapat terpasang di HP. Cukup hanya isi formulir pembukaan rekening, interviu singkat dengan online konsumen servis, menanti verifikasi, dan voila! Kamu telah mempunyai rekening bahkan juga dalam kurun waktu kurang dari 1 jam. Langkah semacam ini cocok sekali nih buat diaplikasikan waktu wabahk.

Kantor cabang yang diatur oleh teller akan tergilas dengan kedatangan tehnologi teller. Peranan teller sudah alami pengurangan tajam dalam 15 tahun akhir dan 10 tahun di depan akan hilangkan sejumlah besar pekerjaan berbentuk ATM yang semakin maju.

Secara eksklusif, prospect 10 tahun dari tahun 2014 sampai 2024 ialah pekerjaan teller akan turun sebesar delapan %. Alih bentuk digital warga menggerakkan perombakan yang berarti pada perusahaan dari seluruh type – terhitung bank – untuk pastikan mereka beradaptasi dengan perubahan dari pemakai sekarang ini dan hari esok mereka.

Bukti :

– Pada 2016, seputar 496,760 orang ditempatkan kerja selaku Teller Bank

– Perkembangan yang diprediksikan untuk Travel Agen di tahun 2024 ialah -8%

  1. Tidak perlu tiba ke tempat, dengan modal sosial media kamu dapat mendapati biro travel yang kamu perlukan

Sekarang ini seluruh orang tentu memakai sosial media, tidak cuman untuk berbicara dan merajut jaringan saja. Sosial media sering jadi media untuk berdagang dari barang bahkan juga sampai layanan seperti layanan biro perjalanan.

Dahulu, kita harus tiba ke tempat travel agent-nya langsung, pilih paket yang ada lalu isi kelengkapan data untuk kepentingan perjalanan. Sekarang ini, seluruh dapat dikerjakan di sosial media, bahkan juga lebih komplet kembali, kita dapat mengulik ulasan berkenaan beberapa tempat yang pengin kita kunjungi. Kepentingan dokumen juga bisa dituntaskan cuman bermodalkan internet. Jika ini siapa coba yang tidak terbantu dengan kehadiran tehnologi?

  1. Dahulu perlu hard disk saat ini cuman perlu online penyimpanan

Untuk anak angkatan 90-an tentu sudah akrab dengan Floppy Disk atau yang dikenali dengan “disket”. Media penyimpanan ini sering dipakai sampai tahun akhir 90-an. Selanjutnya media penyimpanan lagi berkembang, dan beberapa orang mulai berpindah ke hard drive, laser disc, compact disk, sampai flash disk yang gampang dibawa kemanapun.

Jika dahulu kita telah terlatih dengan media penyimpanan fisik, sekarang ini kita telah tidak perlu bawa media penyimpanan ke mana juga, sebab sekarang ini telah ada cloud penyimpanan. Media penyimpanan data berbasiskan internet atau juga bisa disebutkan dengan cloud. Media penyimpanan ini bisa memudahkan kamu untuk terhubung data di mana juga dan kapan saja tanpa ada terlilit dengan media penyimpanan fisik seperti tehnologi-teknologi perintisnya. Semakin ringkas ‘kan?

  1. HP tidak kembali memakai SIM card fisik

Sampai tahun 2019 pemakaian SIM Card selaku alat untuk simpan info yang terkait dengan otentikasi layanan mobile tetap jadi unggulan di beberapa HP. Tetapi, pada tahun 2020 pemakai SIM Card harus bersiap berpindah ke tehnologi terkini nih. Sekarang ini tehnologi eSIM sedang sering dipakai di beberapa HP keluaran terkini, seperti iPhone XR, XS, XS Max, iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max.

Dengan tehnologi eSIM, kamu tidak perlu masukkan SIM Card ke dalam slot HP seperti pada produk iPhone awalnya nih. Apa lagi sejak dahulu, iPhone hanya sediakan satu slot untuk SIM Card. Nah, sebab ada eSIM ini, kita jadi dapat memakai dua nomor sekalian.

Untuk kamu yang pengin coba tehnologi eSIM ini, kamu tidak perlu repot keluar negeri kok. Soalnya di Indonesia telah ada Smartfren yang barusan mengeluarkan eSIM pertama di Indonesia. Tidak itu saja, Smartfren juga membuat service pembelian eSIM secara online yakni lewat www.smartfren.com atau di program MySmartfren, hingga kamu tidak perlu keluar dari rumah untuk memperoleh nomor eSIM Smartfren. Pas ‘kan dengan keadaan saat ini yang lagi wabahk ini?

Untuk harga juga dapat disebut dapat dijangkau nih, cukup hanya Rp180.000,- kamu bisa memperoleh kartu pertama eSIM dari Smartfren dengan paket keseluruhan 90 GB yang aktif sepanjang 360 hari. Tidak perlu cemas masalah kecepatan dan konsistensi, ‘kan jaringan Smartfren telah 100 % 4G.

  1. Loan Officer

Untuk ajukan utang KPR, KTA, sampai kartu credit, nasabah harus ke cabang langsung dan berjumpa dengan loan officer untuk isi/lengkapi dokumen yang lumayan banyak. Seterusnya nasabah harus menanti approval dari loan department. Proses ini benar-benar tidak efektif dari segi waktu.

Di Amerika Serikat ada arti peer-to-peer untuk menyambungkan peminjam dan kreditur lewat basis online untuk jumlah utang KTA sekitar di antara US$1.000 sampai US$40.000. Pimpinan industri di AS sekarang ini ialah Lending Klub dan Prosper, dengan beberapa kompetitor P2P yang lain bertambah. Bahkan juga SoFi yang awalannya dikenali dengan refinancing utang mahasiswa sudah lakukan peluasan ke KPR dan KTA.

Pemberi utang seperti QuickenLoans dan Guaranteed Rate tawarkan KPR dengan proses online, dari program sampai kesepakatan dan penutupan. Kelihatannya, petugas utang bank bisa menjadi sisi dari masa lampau dengan kenaikan P2P.

Bukti :

– Pada 2016, seputar 305,700 orang ditempatkan kerja pada status ini

– Perkembangan yang diprediksikan untuk status Loan officer di tahun 2024 ialah 8%

Nah, itu barusan banyak hal yang akan raib sebab ada perubahan tehnologi. Kemungkinan anak-cucu kita kelak tidak akan mengenalinya tetapi, ini buat keringanan hidup juga manusia kok, sepakat?